September 14, 2020
Teknik Pengawetan Kayu Agar Anti Rayap

Teknik Pengawetan Kayu Agar Anti Rayap

Setiap jenis kayu memang memiliki sifat fisik, mekanik, serta kimia yang berbeda-beda yang dapat berpengaruh terhadap tingkat keawetan dari kayu.

Keawetan kayu dipengaruhi oleh kondisi dari lingkungan sekitar seperti kelembaban, kadar air, serangan jamur, rayap, paparan sinar matahari, dan yang lainnya.

Maka dari itu Anda perlu beberapa perlakuan kayu yang diperlukan agar tingkat keawetan kayu bisa meningkat baik secara tradisional ataupun modern. Sehingga hal ini dapat mencegah kayu dimakan rayap.

Teknik Pengawetan Kayu Anti Rayap Batam

Ada beberapa teknik yang digunakan untuk mengawetkan kayu agar tidak mudah rusak, terutama serangan hama seperti bubuk, rayap, jamur, dan yang lainnya. Berikut teknik pengawetan kayu dari jasa anti rayap Batam, yaitu:

  1. Direndam

Salah satu cara agar kayu jadi tahan rayap yaitu dengan cara direndam, pertama Anda menyiapkan bak atau tempat penampungan air, yang memiliki ukuran panjang yang sesuai dengan ukuran panjang kayu yang akan direndamnya. Jika Anda dekat dengan sungai dapat dijadikan tempat untuk perendaman, namun kayu yang direndam akan mengalami perubahan warna yang menjadi agak kusam dan kayu berbau kurang sedap.

  1. Diasap

Cara selanjutnya selain direndam yaitu diasap. Caranya dengan memberi asap langsung pada permukaan kayu. Teknik seperti ini sekarang berubah menjadi pengovenan. Kayu yang terkena asap ini dapat mencegah rayap, jamur, bubuk, maupun serangga kayu. Akan tetapi, teknik pengasapan ini membutuhkan ruangan yang cukup luas.

  1. Pengolesan

Teknik pengawetan yang cukup praktis yaitu dengan cara pengolesan bahan pengawet. Caranya dengan mengoleskan bahan pengawet ke seluruh permukaan kayu. Bahan pengawet dapat dari pabrikan maupun dapat memanfaatkan bahan sederhana yang mudah didapatkan tanpa Anda harus membelinya.

Adapun bahan pengawet sederhana yang dapat digunakan yaitu dengan oli bekas, minyak tanah yang dicampur dengan urea atau dengan campuran ampas kelapa dengan cuka. Dengan hal tersebut maka kayu akan tahan rayap, jamur atau lapuk, maupun serangga kayu yang lainnya.

Bagi Anda yang ingin memiliki kayu yang anti rayap, bubuk, jamur atau lapuk beberapa teknik di atas dapat diterapkan sebelum menggunakan kayu yang akan digunakan untuk berbagai keperluan.